Healing
Cara Ilmiah, 'PHOBIA' Bisa Sembuh

Cara Ilmiah, 'PHOBIA' Bisa Sembuh
Phobia merupakan ‘penyakit’ yang sebenarnya dapat dihilangkan. Berbagai solusi untuk mengatasi phobia telah diberikan oleh para psikolog maupun dokter. Seiring dengan berkembangnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, ditemukan cara termudah dan tercepat untuk mengatasi phobia bahkan sampai level phobia tersebut hilang. Untuk membantu orang yang mengalami phobia tidak lagi harus bersusah payah dengan cara diatas, namun cukup dilakukan dengan aplikasi ilmu dan teknologi.

Segala sesuatu yang ada di alam semesta diciptakan oleh Sang Maha Pencipta bukan tanpa alasan.

Dalam Baker Encyclopedia of Psychology and Counseling, phobia diartikan sebagai objek atau situasi-situasi yang tidak berbahaya.  Dalam buku Phobia, Ivan Ward mengartikan phobia sebagai ketakutan yang tidak masuk akal. Sebagai contoh, phobia ketinggian berarti kecemasan yang tinggi terhadap ketinggian yang biasanya disertai dengan berbagai keluhan apabila berada dalam posisi tinggi seperti kaki gemetar, rasa akan jatuh ketika melihat ke tempat yang lebih rendah, gerakan badan yang seolah-olah akan jatuh ketika melihat ke tampat yang lebih rendah, keluhan-keluhan tersebut merupakan keluhan yang timbul akibat kecemasan yang pada dasarnya tidak ada dan tidak terjadi. Phobia makanan seperti pepaya misalnya, biasanya disertai keluhan mual ketika mencium aroma pepaya, ingin muntah ketika melihat pepaya segar yang sudah disajikan, bahkan ada rasa anti terhadap pepaya bagaimanapun kondisinya. Hal ini juga merupakan keluhan yang terjadi tidak masuk akal. Berdasarkan sumber terpercaya yang pernah mengalami phobia pepaya, ternyata keluhan berupa rasa anti dan takut terhadap pepaya tersebut muncul akibat trauma masa lalu yang berkaitan dengan buah tersebut. Bahkan phobia sekolah juga dialami oleh banyak anak-anak sehingga mereka mengeluh merasa mual, keringat berlebihan, ingin berteriak, dan resah. Banyak lagi jenis phobia lainnya seperti phobia nasi, phobia kecoa, phobia jengkol, phobia nenek tua, phobia keramaian, dan sebagainya. Namun, perhatikan kata kuncinya, itu semua sesungguhnya merupakan situasi yang ‘tidak berbahaya; ketakutan yang tidak masuk akal!’

Phobia merupakan ‘penyakit’ yang sebenarnya dapat dihilangkan. Berbagai solusi untuk mengatasi phobia telah diberikan oleh para psikolog maupun dokter. Penelitian yang dilakukan pada anak phobia sekolah misalnya, solusi dari phobianya adalah orangtua tetap menekankan pentingnya sekolah dengan tegas dan konsisten, konsultasikan pada guru, psikolog, dokter, psikiater bahkan minum obat penenang! Ini tidak salah:) hanya saja…

Seiring dengan berkembangnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, ditemukan cara termudah dan tercepat untuk mengatasi phobia bahkan sampai level phobia tersebut hilang. Untuk membantu orang yang mengalami phobia tidak lagi harus bersusah payah dengan cara diatas, namun cukup dilakukan dengan aplikasi ilmu dan teknologi. Ilmu SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) dan teknologi koneksitas hati kepada Allah SWT, terbukti dapat mengatasi phobia. Kasus phobia ketinggian, phobia kecoa, phobia pepaya, phobia nasi, merupakan kasus yang dengan teknik SEFT dapat dihilangkan hanya dalam rentang waktu 5-10 menit atas izin Allah Swt. Ilmu SEFT merupakan gabungan dari 15 teknik terapi dan pengembangan diri yaitu Neuro Linguistic Programming, EMDR, Logotherapy, Visualization, Psicoanalysis, Gestalt Therapy, Energy Therapy, Sedona Method, Behavioral Therapy, Provocative Therapy, Ericksonian Hypnosis, Suggesty and Affirmation, Meditation and Relaxation, Powerful Prayer, dan Loving Kindness Therapy. Menariknya, oleh penemu ilmu ini, Ahmad Faiz Zainuddin, S.Psi, M.sc, SEFT disebarkan dan diajarkan kepada seluruh masyarakat Indonesia rutin setiap bulan sehingga setiap orang dapat memiliki dan mengaplikasikan ilmu SEFT.

Dalam surat Ali Imran ayat 190-191:
Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya malam dan siang adalah tanda-tanda bagi orang yang berakal.(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata):" Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.
Ketika wahyu ini turun Rasulullah Saw menangis terisak-isak sampai basah tempat beliau duduk. Tidak satupun di muka bumi yang Allah Swt ciptakan dengan sia-sia. Maka adakah lagi hal yang menjadikan kita ‘phobia’?
MaasyaaAllah tabarakallaah…

www.dindajulia.seftcenter.com









Healing Lainnya
Bagaimana Menjaga Api Cinta Dalam Pernikahan by Ahmad Faiz Z. - Part 2
Bagaimana Menjaga Api Cinta Dalam Pernikahan by Ahmad Faiz Z. - Part 2
Jum'at, 05 Juni 2015 14:35 WIB
Cara menjaga gairah cinta adalah: Nurture fondness and admiration (menjaga rasa cinta dan rasa kagum) pada pasangan.
​8 Tips Hidup Bahagia Bersama Pasangan
​8 Tips Hidup Bahagia Bersama Pasangan
Jum'at, 05 Juni 2015 11:50 WIB
Terus bahagia sepanjang hidup bersama pasangan tentu menjadi dambaan Anda. “Memilikinya serasa memiliki dunia” begitu jika seseorang sedang jatuh cinta.
​Taukah Anda tentang Fakta Rokok ini?
​Taukah Anda tentang Fakta Rokok ini?
Jum'at, 05 Juni 2015 13:59 WIB
Tentu Anda mengenal rokok. Iya benar, benda kecil dengan bentuk memanjang ini seringkali kita temukan di toko - toko, dibalik saku celana juga diselipan mulut seseorang.