Healing
Testimoni SEFTer Pontianak

Testimoni SEFTer Pontianak
Testimoni SEFTer Pontianak Ibu Voni yang dianugrahi SEFTer Inspiratif karena melalui tangan dingin beliau, begitu banyak yang mendapat manfaat dari SEFT dengan berbagai kasus fisik dan fisikis. Ilmu Terapi Ibu Voni dapatkan setelah ikut Training SEFT, yaitu kuliah 2 hari ia dapatkan Skill Terapi SEFT bisa terapi diri sendiri dan orang lain.

Assalammualaikum....
Kuhaturkan sebagai pembuka salam.
Alhamduliillah....
Kuucapkan sebagai ungkapan
Rasa syukurku Tuhan.
Bismillahirrohmanirrohim....
Kumulai berbagi cerita pengalaman...

Suatu waktu saya kedatangan klien seorang wanita yang mengalami goncangan hidup cukup drastis...kekerasan seksual, KDRT, goyah keimanannya...dan hampir ingin bunuh diri... Rumah tangganya hampir kandas.
Saya inisialkan namanya "S".
Beliau praktisi kesehatan yang menangani ibu dan anak.

Dalam bertutur dia terlihat tenang bahkan senyum...namun semua itu tidak membuat saya dibohongi dengan keadaan fisik yang gemetar...matanya tidak fokus ketika bertatap muka..senyumnya terkesan terpaksa dan penuh kepalsuan untuk menutupi perasaan hatinya.

Ceritanya sangat memiriskan hati saya...penuh penderitaan...
Namun saya coba untuk tidak terlarut, karena ini sinyal...begitu banyak energi negatifnya dia... ( kata hati bilang....bantu dia agar jangan goyah imannya karena itu yang terpenting...ehmmm...intuisi jalan...)

Tak penting masalahnya...yang kau harus bantu itu imannya jangan sampai luntur...semakin kuat bisikan dihati saya.
Yaa Allah ...ini sebenarnya ada apa...??
Ternyata beliau seorang mualaf..

Saya putuskan cerita beliau yang terlalu panjang...karena semakin lama, semakin menunjukkan kearah yang penuh emosional ....(terlihat dari sikap tubuhnya)
Saya pandu untuk merelaksasi tubuh,hati dan fikirannya, setelah menganalisa masalahnya ketija dia bercerita.

Prosesing relaksasi dimulai....
Hingga selesai..... alhamdulillah...
Terlihat nyata selesai proses tadi..diajak ngobrol lagi untuk dia bercerita mulai stabil...reaksi tubuh terkontrol...bicaranya teratur bahkan tatapannya mulai fokus ketika dia berbicara face to face...
Ini menjadi sinyal bagi saya untuk lebih mudah memasuki hatinya menerima keikhlasan yang sedang dialami sekarang.

Sinyal lainnya memberitahukan...bahwa dia tadi sangat menyalahkan Tuhan...ini akan sangat mengganggu proses jika langsung ke tujuan...alias diterapi hatinya.
Ini belum tuntas...dan harus segera dituntaskan...karena setengah-setengah bisa berbahaya..( didefinisikan sendiri aja deeh...yang penting jangan ke negatif ya..he..he..).

Proses akhir adalah detoksinasi hatinya ...mulai prosesing....dipandu hatinya....
Tubuhnya..pikirannya..pada masalahnya.
Provokasi hatinya...dengan perasaannya ...kuat...kuat....dan semakin kuat....
Hingga pada satu titik dia nggak mampu berkata ikhlas..pasrah itu...intonasinya menjadi maraaahhhh besar bahkan sampai teriak dengan sekerasnya , tangisnya pecah dengan meraung ..., hingga kedua kakinya dihentakkan kelantai... ( ketika itu saya membathin... untung deeh rumahku nggak roboh karena hentakkannya.... Maklum lantainya masih dari papan... akhirnya ikut guman sendiri..saya ikhlas...saya pasrah....).

Setelah...proses detoksinasi yang cukup menguras tenaga...disesi endingnya...akhirnya kata-kata yang terucap pelan...lirih...saya ikhlas...saya pasrah yaa Allah...
Hawa panaass dalam tubuhnya cukup terasa pada awalnya...alhamdulillah....
Berangsur-angsur hilang...menjadi sejuk.
Subhanalllah.....

Beberapa saat selesai proses ...terdiam ...hampir 10 menitnya ...baru kemudian mulailah....dia bercerita...
Bu Voni...hari ini saya mendapatkan suasana hati begitu tenang...tentram dan begitu damainya....sama dengan yang saya rasakan suasana seperti ini ...ketika pertama kalinya saya nengucapkan dua kalimat syahadat dimesjid "A".

Saya ingin merasakan ini terus..... Dikehidupan saya nanti...
Demi Allah...saya tidak akan berpaling dari agama saya sekarang ini...apapun masalahnya...sampai ajal menjemput saya kelak..." lirih dia berkata.

Ijinkan saya untuk ungkapkan hati saya ini, bu Voni, boleh???, Alhamdulillah...boleh mbak ,silahkan mbak, "Jawab saya.
Jujur pertama kali saya bertemu ibu, saya merasakan ada satu ketakutan...entah itu apa? Saya tau ini adalah ketiga kalinya saya berjumpa dengan ibu.
Namun ketakutan saya itu bukan karena sesuatu hal....tapi saya merasa segan...untuk mendekati, bahkan untuk bertanya pun saya takut...saya melihat ibu seperti dilindungi oleh energi yang begitu besarnya dan tidak tau itu apa....

Subhanallah....( jujur deehh....saya sendiri aja nggak nyadar yaa..., ) , begitu besarnya kuasa-Mu yaa Robb.
Namun semakin saya hindari semakin kuat energi bu Voni, menarik saya untuk didatangi....ketika saya bertemu kedua kalinya, hati, pikiran bahkan tubuh ini seperti tidak mau beranjak dari rumah ibu.

Mashaa Allah...( semakin kagum dan syukurku Tuhan...akan nikmat-Mu....yang saya sendiri nggak menyadari dasyatnya seperti itu....).
Dan hari ini yang saya goyah dengan iman dan kenyakinan saya, bisa ibu bawa kembali dengan kekuatan illahi...saya ....mati sekarang pun sudah siapp bu.

Saya temukan bahagia, dan damai dari ibu lewat metode SEFT, saya sangat bersyukur sekali...terima kasih yaa Allah "ungkapnya sambil menangis bahagia.
Ternyata sekarang saya baru tau jawaban dari penasaran saya ketija beberapa jali bertemu bu Voni, itu semua energi cinta*Nya Allah jualah yang menyelimuti diri ibu yang saya lihat begitu besarnya hingga menimbulkan rasa ketakutan, segan namun penuh rasa hormat...tapi penuh damai...

Ketika pulang....Beliau memeluk saya beberapa kali dengan eratnya....berucap banyak terima kasih .
Mendoakan saya terus diberi kemudahan didunia dan akhirat nanti ,dilimpahi rezeki yang banyak ,kesehatan, penuh keberkahan....

Suprisenya adalah....." saya akan ikut Traning SEFT nya bu...agar saya bisa seperti bu Voni. Memberikan rasa damai, rasa bahagia pada orang lain, karena tidak semua orang bisa melakukan itu...ibu adalah spesial yang dikirimkan Allah untuk saya". ( matanya berkaca-kaca ...penuh semangat dan bahagia...).

Adakah hal terindah yang kita miliki....ketika diberikan karunia Allah begitu dasyat...yang kita sendiri pun tidak menyadari hal itu...karena orang lain yang bisa menilai bukan kita.
Namun semua itu tidaklah penting....yang terpenting adalah saya butuh Cinta-Mu yaa Allah....

Pulau intan ...pulau randayan..
Pesona indahnya pemandangan alam..
Maafkan jika cerita ini tidak berkenan...
Akhir cerita , saya ucapkan wassalam.
(by. Voni Pane SEFTer Pontianak)









Healing Lainnya
​8 Tips Hidup Bahagia Bersama Pasangan
​8 Tips Hidup Bahagia Bersama Pasangan
Jum'at, 05 Juni 2015 11:50 WIB
Terus bahagia sepanjang hidup bersama pasangan tentu menjadi dambaan Anda. “Memilikinya serasa memiliki dunia” begitu jika seseorang sedang jatuh cinta.
Apa Penyebab STRESS dalam Keluarga & Solusinya
Apa Penyebab STRESS dalam Keluarga & Solusinya
Senin, 06 April 2015 14:34 WIB
Keluarga adalah dasar dari kehidupan semua orang. Masalah apapun yang dialami di kantor atau sekolah bisa diatasi dengan baik kalau kehidupan keluarga berjalan baik dan bebas stres. Tapi sebaliknya, masalah keluarga bisa mempengaruhi kinerja di kantor serta sekolah. “Kebahagiaan tertinggi berasal dari keluarga begitu pula sebaliknya penderitaan hidup tertinggi berasal dari keluarga” – Ahmad Faiz
2 Tips Sukses untuk Mengembangkan Karir
2 Tips Sukses untuk Mengembangkan Karir
Jum'at, 05 Juni 2015 16:19 WIB
Bagaimana Tips dan trick mencapai sukses ala Master Founder SEFT Bapak Ahmad Faiz Zainuddin? simak dibawah ini