Tentang SEFT
Profil Master And Founder SEFT

Profil Master And Founder SEFT
H. Ahmad Faiz Zainuddin, Penulis buku best seller “SEFT for Healing, Success, Happiness & Greatness” ini lahir pada 12 Januari tahun 1977. Menjadi sarjana Psikologi lulusan Universitas Airlangga (Surabaya), jebolan program M.Sc. Human Resource Development dari Univ. Tech. Malaysia, dan Lulusan M.Sc. in Technopreneurship & Innovation dari Nanyang Tech. University (Singapore)

Belajar langsung dari Pendiri EFT, Gary Craig (USA), Pendiri Bodymind Integration, John Hartung (USA), EFT for Peak Performance, Steve Wells (Australia), Ketua Asosiasi Energy Psychology wilayah Asia-Pasifik, Joseph Guan (Singapore) dan Pakar Psycho Energetic Aura Technology (PEAT), Carol Saito (Italy).
 
 
Mengikuti berbagai short course dalam bidang “HR Empowerment & Innovation” di Indonesia, Malaysia, Singapore, Thailand, Australia, China, India (Yoga Vidya Gurukul, Isha Yoga, Osho meditation, etc), USA (Silicon Valley, Stanford Univ., Univ. of California Berkley, Univ. of Washington, UCLA, Google, Facebook, Microsoft, Boeing, etc) & Canada (Univ. of British Columbia)
 
 
Penggagas SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique) dan HoPES (Holistic Person Empowerment System) dalam waktu kurang dari 6 tahun yang telah berhasil mengembangkan dan mempraktekkan SEFT pada lebih dari 36.000 orang dalam terapi personal, workshop, coaching dan training di beberapa kota di Indonesia, Malaysia, Singapore, Hong Kong, Saudi Arabia dan Australia
 
 
Meraih 2 penghargaan dari MURI (Musium Rekor Indonesia) sebagai teknik inovatif yang berhasil mengatasi kecanduan narkoba pada 2.463 narapidana LP Cipinang dan kecanduan rokok pada 1.428 pelajar SMP di Jakarta. Juga pada tahun 2008 mendapatkan penghargaan sebagai alumni berprestasi dari Universitas Airlangga.
 
 
Ahmad Faiz Zainuddin S.Psi, M.Sc.,  secara reguler tampil di berbagai media cetak dan elektronik Indonesia (RCTI, SCTV, Metro Tv, JTV, Trans 7,  Smart FM, SCFM, Suara Surabaya, Kompas Tv, Jawa Pos, Detik.Com, Tempo, Nirmala, ESQ News, etc) dan tampil beberapa kali di media Internasional (radio di Hong kong dan Koran di malaysia)
 
 
Dan saat ini memberdayakan lebih dari 1 juta orang di Indonesia, Malaysia, Hong Kong dan Australia, dalam gerakan “Indonesia Free from Pain and Poverty 2020